SURAKARTA – Universitas ‘Aisyiyah Surakarta melalui Fakultas Ilmu Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Profesi dan Job Fair 2026 pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Kampus 1 Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 349 calon lulusan dari berbagai program studi kesehatan sebagai upaya mempersiapkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan siap menghadapi dunia kerja.
Mengusung semangat “Siap Berkarya dan Berdaya: Strategi Sukses Lulusan Kesehatan Memasuki Dunia Profesional dan Global”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi, memiliki kepedulian terhadap pasien, serta berakhlak Islami.

Peserta kegiatan berasal dari Program Studi D IV Fisioterapi sebanyak 55 lulusan, D III Keperawatan sebanyak 70 lulusan, Administrasi Rumah Sakit sebanyak 17 lulusan, Profesi Ners sebanyak 115 lulusan, dan Profesi Bidan sebanyak 92 lulusan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembekalan etika profesi bertema “Smart, Skilled, and Ethical: Membangun Profesionalisme Tenaga Kesehatan yang Kompeten dan Berintegritas”. Materi disampaikan oleh perwakilan organisasi profesi, yaitu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Para peserta memperoleh wawasan mengenai regulasi dan kebijakan profesi, tanggung jawab tenaga kesehatan, penerapan kode etik, serta pentingnya menjalankan praktik sesuai kompetensi dan kewenangan profesional.
Dalam sesi pembekalan keperawatan, Suminanto, S.Kep., Ns., M.Si., selaku Ketua DPD PPNI Kota Surakarta, menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi klinis, komunikasi, perilaku profesional, dokumentasi, integritas etik, dan pembelajaran sepanjang hayat. Tenaga kesehatan juga dituntut untuk senantiasa menghormati hak dan martabat pasien, menjaga kerahasiaan informasi, serta mengutamakan keselamatan pasien dalam setiap pelayanan.
Sementara itu, materi fisioterapi disampaikan oleh Noor Sadhono K., Ftr., M.M., selaku Ketua Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Kota Surakarta. Pembekalan menekankan pentingnya pemahaman terhadap kode etik dan mekanisme penegakan kehormatan profesi melalui Majelis Kehormatan dan Etik Fisioterapis. Calon fisioterapis diingatkan untuk memberikan pelayanan sesuai kompetensi, menjaga kerahasiaan pasien, memperoleh persetujuan tindakan sesuai ketentuan, serta memahami persyaratan registrasi dan perizinan praktik.
Adapun materi kebidanan disampaikan oleh Rofiatun Chasanah, SST., Bdn., selaku Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kota Surakarta. Materi membahas pentingnya legislasi, kepatuhan terhadap standar profesi dan prosedur operasional, peningkatan kompetensi berkelanjutan, serta penerapan prinsip etika dalam pelayanan kesehatan. Kolaborasi antarprofesi juga menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Setelah rangkaian pembekalan profesi, kegiatan dilanjutkan dengan Job Fair sebagai sarana untuk memperkenalkan peluang kerja dan membantu calon lulusan memperoleh informasi mengenai kesempatan berkarier di bidang kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan lulusan dalam memasuki dunia profesional sekaligus mendukung pencapaian target masa tunggu lulusan kurang dari tiga bulan.
Melalui kegiatan ini, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan dan pengetahuan sesuai bidangnya, tetapi juga mampu menjaga integritas, menjunjung etika profesi, berempati kepada pasien, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam pelaksanaan tugas profesional.
Pembekalan Profesi dan Job Fair 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk berkarya, mengembangkan potensi diri, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat nasional maupun global.