Surakarta, 16 April 2026 – Universitas ‘Aisyiyah Surakarta (UNISA) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan literasi akademik dan kolaborasi lintas sektor melalui kegiatan Seminar Interdisciplinary Sharing yang mengangkat tema “Fintech, Health Data, dan Perlindungan Konsumen: Menjaga Keseimbangan Inovasi di Era Digital”.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi strategis, di antaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komunikasi Digital (Komdigi), serta Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia. Seminar ini menjadi wadah diskusi yang mempertemukan perspektif keuangan, kesehatan, dan regulasi dalam menghadapi tantangan transformasi digital yang semakin kompleks.
Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Sang Surya, dan Mars ‘Aisyiyah. Dalam sambutannya, Rektor UNISA Surakarta menekankan pentingnya sinergi antarbidang ilmu dalam merespons perkembangan teknologi yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
Memasuki sesi inti, narasumber dari OJK membahas perkembangan teknologi finansial (fintech) serta urgensi literasi keuangan digital bagi masyarakat. Sesi berikutnya menghadirkan pemaparan dari Komdigi yang menyoroti pentingnya tata kelola data digital, khususnya dalam menjaga keamanan dan privasi pengguna. Sementara itu, narasumber dari Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia mengupas pengelolaan health data serta tantangan implementasinya dalam sistem layanan kesehatan modern.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari mahasiswa dan sivitas akademika UNISA Surakarta. Berbagai pertanyaan kritis muncul terkait perlindungan konsumen, keamanan data, serta regulasi di tengah pesatnya inovasi digital.
Melalui kegiatan ini, UNISA Surakarta berharap dapat mendorong lahirnya pemikiran kritis serta kolaboratif dalam menghadapi era digital, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Seminar ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat.