App.loading

UNISA Surakarta Gandeng MDMC Kota Surakarta Bekali 118 Mahasiswa Profesi Ners dengan Pelatihan Manajemen Penanggulangan Bencana

  2026-08-27    Admin   Berita Utama
2026-09-02_032309_post.jpg

Karanganyar, 27 Agustus 2026 — Universitas 'Aisyiyah Surakarta (UNISA Surakarta) terus berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang profesional, tanggap dalam situasi darurat, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Manajemen Penanggulangan Bencana yang diselenggarakan oleh Program Studi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UNISA Surakarta bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Surakarta.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Agustus 2026, bertempat di kawasan alam terbuka Kampung Karet, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Pelatihan diikuti oleh 118 mahasiswa Program Studi Profesi Ners Angkatan 16 bersama 4 dosen pendamping keperawatan.

Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon ners agar tidak hanya memiliki kemampuan dalam memberikan asuhan keperawatan di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu berperan secara profesional dalam kondisi bencana, baik bencana alam maupun nonalam.

Materi Komprehensif dan Simulasi Lapangan

Pelatihan dirancang secara terstruktur untuk mengembangkan kemampuan peserta dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan materi secara indoor yang meliputi Fiqih Kebencanaan, pengenalan dasar kebencanaan dan kebijakan nasional, manajemen pengungsian dan posko, serta Kaji Cepat Kesehatan (Rapid Health Assessment/RHA).

Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai landasan spiritual dan etika dalam penanganan kondisi darurat, regulasi dan strategi penanggulangan bencana di Indonesia, koordinasi posko darurat, pembagian klaster pelayanan kesehatan, hingga teknik identifikasi kebutuhan medis secara cepat di lokasi bencana.

Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan yang lebih aplikatif melalui bina fisik, pemetaan ancaman (mapping hazard), teknik evakuasi korban, serta simulasi lapangan terpadu penanggulangan bencana. Dalam simulasi tersebut, mahasiswa dituntut untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan kegawatdaruratan secara nyata dengan pendampingan langsung dari instruktur profesional MDMC Kota Surakarta.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, ketangkasan, kemampuan bekerja sama, serta pengambilan keputusan dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.

UNISA Surakarta akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen UNISA Surakarta dalam memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang menghasilkan tenaga ners profesional, responsif, dan memiliki dedikasi terhadap kemanusiaan serta penanggulangan risiko bencana di Indonesia.



help-desk.png