Surakarta, 15 Januari 2026 — Universitas ‘Aisyiyah Surakarta (UNISA Surakarta) secara resmi melantik Rektor baru masa jabatan 2026–2029 dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Auditorium Prof. Siti Baroroh Barried, Kamis (15/1). Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan universitas dalam memperkuat kualitas akademik, tata kelola, serta kontribusi UNISA Surakarta bagi masyarakat dan bangsa.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah tentang pemberhentian Rektor periode 2022–2025 dan pengangkatan Rektor periode 2026–2029 oleh Majelis Pendidikan Tinggi PP ‘Aisyiyah. Selanjutnya dilakukan pengucapan janji rektor dan penandatanganan naskah pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, disaksikan oleh Ketua Majelis Pendidikan Tinggi PP ‘Aisyiyah.

Rektor Universitas ‘Aisyiyah Surakarta masa jabatan 2026–2029, Dr. Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami, S.Kep., Ns., M.Kep, secara resmi menerima amanah kepemimpinan, menggantikan Riyani Wulandari, S.Kep., Ns., M.Kep, yang telah menyelesaikan masa jabatan periode 2022–2025. Momentum ini juga ditandai dengan penyerahan buku laporan pertanggungjawaban kinerja rektor periode sebelumnya sebagai simbol kesinambungan kepemimpinan dan komitmen terhadap tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel.

Dalam sambutannya, Riyani Wulandari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika atas kolaborasi yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya.
“Tiga tahun terakhir adalah perjalanan penuh ikhtiar dan kebersamaan. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan, kerja keras, dan loyalitas seluruh keluarga besar UNISA Surakarta. Semoga capaian yang telah kita bangun bersama menjadi fondasi kuat bagi kepemimpinan selanjutnya,” ungkapnya.
Ia juga berharap UNISA Surakarta terus tumbuh sebagai kampus unggul yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.

Sementara itu, dalam sambutan perdananya sebagai rektor, Dr. Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami menegaskan komitmennya untuk melanjutkan transformasi kampus dengan fokus pada mutu akademik, inovasi, dan penguatan jejaring nasional maupun internasional.
“Amanah ini bukan hanya tanggung jawab personal, tetapi tanggung jawab kolektif. Ke depan, UNISA Surakarta harus semakin adaptif, kolaboratif, dan progresif agar mampu melahirkan lulusan yang unggul secara kompetensi, kuat secara karakter, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan riset terapan, digitalisasi layanan akademik, serta penguatan budaya mutu akan menjadi prioritas strategis selama masa kepemimpinannya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes, dalam amanatnya menegaskan bahwa perguruan tinggi ‘Aisyiyah memiliki peran strategis dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan.
“Perguruan tinggi ‘Aisyiyah bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga pusat pembentukan nilai. Rektor yang dilantik hari ini memikul amanah besar untuk memastikan UNISA Surakarta terus melahirkan generasi intelektual yang berintegritas, berakhlak, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Ia juga mendorong UNISA Surakarta untuk terus memperluas kolaborasi, meningkatkan reputasi institusi, serta memperkuat kontribusi sosial di tingkat lokal maupun nasional.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Ketua Majelis Pendidikan Tinggi PP ‘Aisyiyah, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tingkat wilayah dan daerah, Badan Pembina Harian, mitra perguruan tinggi, serta sivitas akademika UNISA Surakarta. Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pemutaran video prestasi UNISA Surakarta periode 2022–2025, persembahan seni mahasiswa, serta ditutup dengan konferensi pers rektor terpilih.
Melalui momentum pelantikan ini, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta meneguhkan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi unggul, berkarakter, dan berdampak, sejalan dengan visi mencerdaskan kehidupan bangsa dan menghadirkan kemaslahatan bagi umat.