SURAKARTA — Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Universitas ‘Aisyiyah Surakarta mengikuti Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang dilaksanakan pada 1–6 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembekalan kompetensi mahasiswa untuk meningkatkan kesiapan dalam memberikan penanganan awal pada pasien dengan kondisi kegawatdaruratan.
Pelatihan BTCLS dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan kepada peserta dalam menghadapi berbagai kondisi trauma dan kegawatdaruratan kardiovaskular. Berdasarkan jadwal pelatihan, rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui pembelajaran daring dan luring dengan total 56 JPL.

Pada sesi pembelajaran daring, peserta mendapatkan berbagai materi fundamental, di antaranya Etik dan Aspek Legal Keperawatan Gawat Darurat, Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Triage Pasien, Initial Assessment, penatalaksanaan pasien akibat trauma, gangguan jalan napas dan pernapasan, gangguan sirkulasi, Bantuan Hidup Dasar (BHD), evakuasi dan transportasi, serta penatalaksanaan kegawatdaruratan kardiovaskuler.
Tidak hanya berfokus pada teori, pelatihan juga memberikan pengalaman praktik melalui skill station. Pada sesi ini peserta berlatih sejumlah keterampilan, termasuk Initial Assessment, Airway & Breathing Management, EKG, resusitasi cairan, Team Initial Assessment, transportasi dan evakuasi, balut bidai, serta Code Blue.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ujian praktik, post test, disaster management dan code blue, serta evaluasi penyelenggaraan sebelum kegiatan ditutup.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa Pendidikan Profesi Ners diharapkan semakin siap menghadapi situasi kegawatdaruratan secara terstruktur, cepat, tepat, dan sesuai dengan kompetensi keperawatan yang dibutuhkan di lapangan.
Kegiatan BTCLS menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas ‘Aisyiyah Surakarta dalam mempersiapkan lulusan keperawatan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan bekal kompetensi yangdiperoleh melalui pelatihan ini, mahasiswa Pendidikan Profesi Ners diharapkan mampu terus mengembangkan profesionalisme dan memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada penanganan kondisi kegawatdaruratan.
Universitas ‘Aisyiyah Surakarta — Be Better, Be UNISA.